Kelas kuliner Jepang sebagai media pembelajaran lintas budaya bagi siswa vokasi kuliner
DOI:
https://doi.org/10.65881/creative.v1i3.133Keywords:
kuliner Jepang, lintas budaya, siswa vokasi, washoku, pendidikan kulinerAbstract
Tujuan: untuk meningkatkan pemahaman lintas budaya siswa vokasi kuliner melalui kelas kuliner Jepang yang mengintegrasikan pembelajaran budaya, bahasa Jepang, dan praktik kuliner sebagai bekal menghadapi dunia kerja global.
Metode: kegiatan dilaksanakan pada 90 siswa kelas XI Program Keahlian Kuliner SMK PGRI 5 Denpasar melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi kuliner Jepang, serta pengenalan bahasa Jepang dan bahasa Inggris. Evaluasi dilakukan melalui wawancara sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur peningkatan pemahaman lintas budaya peserta..
Hasil: adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap budaya dan kuliner Jepang, khususnya mengenai konsep omotenashi, oojigi, washoku, etika makan, dan kuliner musiman. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman lintas budaya sebesar 75% dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 88%, sehingga kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi budaya dan kesiapan siswa vokasi menghadapi lingkungan kerja global.
Kesimpulan: kegiatan pengabdian ini efektif meningkatkan pemahaman lintas budaya dan kompetensi vokasi siswa melalui integrasi budaya, bahasa, dan praktik kuliner.
Kontribusi: dalam penguatan kompetensi lintas budaya siswa vokasi kuliner serta kesiapan menghadapi dunia kerja global.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
Abstract views: 0
|
PDF downloads: 0














