Merajut budaya, merangkai kepercayaan diri: pemberdayaan remaja putri melalui fashion jarik dan pembuatan lilin aromaterapi
DOI:
https://doi.org/10.65881/creative.v1i4.186Keywords:
pemberdayaan remaja, literasi budaya, lilin aromaterapi, fashion show, kepercayaan diriAbstract
Tujuan: untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan, kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, serta literasi budaya remaja putri melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dan fashion show berbasis kain jarik.
Metode: kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan 15 remaja putri di Panti Putri Aisyiyah, Kota Batu, melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi interaktif, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan dalam pembuatan lilin aromaterapi serta fashion show kain jarik.
Hasil: menunjukkan bahwa seluruh 15 peserta mengikuti pelatihan lilin aromaterapi dan fashion show kain jarik, dengan 93,3% peserta berpartisipasi aktif. Sebanyak 93,3% peserta mampu membuat lilin secara mandiri, 80% tertarik mengembangkan produk sebagai usaha, 100% memahami nilai budaya kain jarik, 93,3% menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, dan 86,7% berani tampil di depan umum.
Kesimpulan: kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa integrasi pelatihan keterampilan kreatif dan aktivitas berbasis budaya dapat menjadi strategi pemberdayaan yang efektif bagi remaja putri.
Kontribusi: kegiatan ini memberikan bekal keterampilan yang berpotensi dikembangkan menjadi aktivitas produktif serta mendorong remaja untuk lebih mengenal, menghargai, dan melestarikan budaya Indonesia.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
Abstract views: 0
|
PDF downloads: 0




















