Smart warlok: pemberdayaan warung lokal melalui digital entrepreneurship di desa Cirebon Girang
DOI:
https://doi.org/10.65881/creative.v1i4.194Keywords:
smart warlok, digital entrepreneurship, umkm, literasi digital, pemberdayaan masyarakatAbstract
Tujuan: untuk meningkatkan kapasitas pelaku warung lokal melalui penerapan digital entrepreneurship dalam pemasaran, branding, pengelolaan keuangan, pembayaran digital, pengelolaan stok, dan pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung keberlanjutan serta daya saing usaha.
Metode: menggunakan pendekatan participatory action research (PAR) melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan partisipatif, pelatihan berbasis praktik, pendampingan implementasi teknologi digital, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan melibatkan pelaku warlok dan pemerintah desa dengan materi meliputi digital entrepreneurship, digital marketing, branding, pencatatan keuangan, QRIS, pengelolaan stok, dan pemanfaatan AI sederhana.
Hasil: adanya peningkatan literasi dan keterampilan digital pelaku warlok, ditandai dengan mulai aktifnya penggunaan media sosial bisnis dan google business profile, penerapan pencatatan keuangan digital, QRIS, pengelolaan stok, serta pemanfaatan AI untuk pembuatan konten promosi. Selain itu, terbentuk pola belajar bersama dan jejaring antarpelaku usaha yang mendukung keberlanjutan digitalisasi dan penguatan ekosistem kewirausahaan lokal.
Kesimpulan: smart warlok meningkatkan kapasitas digital pelaku warung lokal dan mendorong pemanfaatan teknologi untuk mendukung pemasaran, pengelolaan, dan keberlanjutan usaha.
Kontribusi: membangun kapasitas dan ekosistem digital warlok melalui penguatan literasi, keterampilan, dan praktik kewirausahaan berbasis teknologi.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
Abstract views: 44
|
PDF downloads: 16




















