Merawat persatuan melalui literasi: penguatan identitas nasional siswa dalam momentum sumpah pemuda
DOI:
https://doi.org/10.65881/creative.v1i4.237Keywords:
literasi kebangsaan, sumpah pemuda, identitas nasional, persatuan, siswaAbstract
Tujuan: untuk memperkuat identitas nasional dan kesadaran kebangsaan siswa melalui gerakan literasi berbasis sejarah Sumpah Pemuda, serta menumbuhkan nilai persatuan, nasionalisme, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman dalam kehidupan sehari-hari.
Metode: menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, persiapan materi, sosialisasi, membaca teks sejarah, diskusi kelompok, penyampaian gagasan, refleksi nilai kebangsaan, serta evaluasi. Data kegiatan dikumpulkan melalui observasi, wawancara informal, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil: menunjukkan bahwa gerakan literasi kebangsaan terlaksana dengan baik dan memperoleh respons positif dari pihak sekolah serta siswa. Kegiatan ini memberikan ruang bagi siswa untuk memperdalam pemahaman tentang makna Sumpah Pemuda, mengembangkan keterampilan literasi dan komunikasi, serta merefleksikan nilai persatuan, nasionalisme, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman.
Kesimpulan: gerakan literasi kebangsaan dapat menjadi pendekatan edukatif dan partisipatif untuk memperkuat identitas nasional serta kesadaran kebangsaan siswa.
Kontribusi: memperkuat identitas nasional siswa melalui literasi kebangsaan yang berkelanjutan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
Abstract views: 94
|
PDF downloads: 25




















