Pemberdayaan masyarakat padukuhan Mlangi: optimalisasi wisata religi, edukasi anti judol-pinjol, dan panduan produksi petani
DOI:
https://doi.org/10.65881/creative.v1i4.196Keywords:
pemberdayaan masyarakat, wisata religi, literasi digital, judi online, branding pertanianAbstract
Tujuan: untuk mengoptimalkan potensi wisata religi melalui digitalisasi promosi, meningkatkan literasi pemuda terhadap risiko judi online dan pinjaman online ilegal, serta memperkuat kapasitas petani melalui panduan produksi dan branding hasil bumi di Padukuhan Mlangi.
Metode: menggunakan pendekatan participatory rural appraisal (PRA) melalui tahapan observasi dan identifikasi kebutuhan, perencanaan partisipatif, pelaksanaan program, pendampingan, dokumentasi, dan evaluasi.
Hasil: menghasilkan konten dokumenter dan kanal media sosial desa wisata religi Mlangi, peningkatan pemahaman pemuda mengenai risiko judi online dan pinjaman online ilegal melalui edukasi interaktif, serta buku panduan produksi dan branding hasil bumi sebagai referensi bagi petani dan pengurus padukuhan.
Kesimpulan: kegiatan ini berhasil memperkuat potensi wisata, literasi digital pemuda, dan kapasitas ekonomi masyarakat Mlangi melalui pendekatan partisipatif serta luaran yang mendukung keberlanjutan pemberdayaan.
Kontribusi: pada penguatan promosi wisata, literasi digital pemuda, dan pemberdayaan ekonomi petani melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
Abstract views: 33
|
PDF downloads: 9




















