Pemetaan learning agility siswa SMK sebagai fondasi menyiapkan generasi adaptif menghadapi dunia kerja
DOI:
https://doi.org/10.65881/creative.v1i4.205Keywords:
learning agility, siswa smk, kesiapan kerja, asesmen kebutuhan, pendidikan vokasiAbstract
Tujuan: untuk memetakan tingkat learning agility siswa SMK serta mengidentifikasi kecenderungannya berdasarkan gender, usia, dan jurusan sebagai dasar penyusunan rekomendasi penguatan kesiapan kerja siswa.
Metode: kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan needs assessment melalui pemetaan psikologis terhadap 163 siswa kelas XII di sebuah SMK di Yogyakarta. Data dikumpulkan menggunakan skala learning agility 24 item dengan empat pilihan respons, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh profil dan kategorisasi learning agility. Analisis tambahan dilakukan untuk mengidentifikasi kecenderungan perbedaan berdasarkan gender, usia, dan jurusan.
Hasil: mayoritas siswa memiliki learning agility tinggi, tanpa perbedaan yang berarti berdasarkan gender, usia, dan jurusan. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi penguatan learning agility melalui layanan BK, refleksi PKL, dan pembelajaran adaptif.
Kesimpulan: siswa memiliki modal learning agility yang baik sebagai fondasi kesiapan menghadapi dunia kerja. Hasil pemetaan dapat menjadi dasar bagi sekolah untuk merancang penguatan learning agility secara terarah dan berkelanjutan.
Kontribusi: menyediakan profil learning agility siswa sebagai dasar bagi sekolah dalam merancang program pendampingan dan penguatan kesiapan kerja yang berbasis kebutuhan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
Abstract views: 62
|
PDF downloads: 21




















