Edukasi antikorupsi sebagai upaya preventif pembentukan karakter generasi muda di SMA Cenderawasih 1 Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.65881/creative.v1i3.94Keywords:
pendidikan antikorupsi, sosialisasi partisipatif, game-based learning, integritas siswa, pendidikan karakterAbstract
Tujuan: untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan sikap antikorupsi siswa melalui edukasi yang interaktif dan partisipatif, serta menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Metode: kegiatan ini menggunakan pendekatan sosialisasi partisipatif yang mengintegrasikan penyuluhan, diskusi interaktif, dan game-based learning. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.
Hasil: menunjukkan bahwa sosialisasi antikorupsi berjalan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai nilai-nilai integritas. Peserta menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan, mampu memahami konsep dasar korupsi, bentuk-bentuk perilaku koruptif, serta upaya pencegahannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kesimpulan: sosialisasi antikorupsi dengan pendekatan partisipatif dan interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan pemahaman siswa mengenai nilai-nilai integritas.
Kontribusi: membentuk sikap antikorupsi sejak dini melalui internalisasi nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin, sehingga siswa diharapkan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan dalam membangun budaya antikorupsi.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
Abstract views: 68
|
PDF downloads: 28














