Pendampingan pendidikan berbasis kearifan lokal: internalisasi nilai religius, moral, dan sosial tradisi mandi safar

Authors

  • Harbeng Masni Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Zuhri Saputra Hutabarat Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Heni Pratiwi Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Arif Rahim Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Erlina Zahar Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Dwi Putri Budiningtyas Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Ade Rahima Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Myson Myson Universitas Jambi, Jambi, Indonesia Author
  • Lili Andriani Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Firman Tara Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Said Alamuadudi Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Evi Adriani Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Azizah Azizah Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Leily Wustha Johar Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Diliza Afrilla Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Rioni Rizki Aldiansyah Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Sujoko Sujoko Universitas Batanghari, Jambi, Indonesia Author
  • Rahmawati Rahmawati Universitas Lampung, Lampung, Indonesia Author
  • Apdelmi Apdelmi Universitas Jambi, Jambi, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.65881/creative.v1i3.99

Keywords:

tradisi mandi safar, kearifan lokal, pendidikan karakter, internalisasi nilai budaya, pelestarian budaya lokal

Abstract

Tujuan: untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap nilai religius, moral, sosial, dan budaya yang terkandung dalam tradisi mandi safar.

Metode: menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif melalui tahapan observasi, identifikasi kebutuhan masyarakat, sosialisasi nilai-nilai budaya, diskusi interaktif, refleksi bersama, serta evaluasi kegiatan. Pendampingan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, dan generasi muda untuk memahami serta menginternalisasikan nilai religius, moral, sosial, dan budaya dalam tradisi mandi safar.

Hasil: adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap nilai religius, moral, sosial, dan budaya yang terkandung dalam Tradisi Mandi Safar. Kegiatan pendampingan juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai media pendidikan karakter dan penguatan identitas budaya masyarakat desa Air Hitam Laut.

Kesimpulan: kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis kearifan lokal efektif dalam memperkuat pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai tradisi mandi safar.

Kontribusi: terletak pada penguatan pendidikan berbasis kearifan lokal melalui pemanfaatan tradisi mandi safar sebagai media internalisasi nilai religius, moral, dan sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

25-06-2026

How to Cite

Pendampingan pendidikan berbasis kearifan lokal: internalisasi nilai religius, moral, dan sosial tradisi mandi safar. (2026). CREATIVE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 374-386. https://doi.org/10.65881/creative.v1i3.99

Abstract views: 42 | PDF downloads: 20

Similar Articles

1-10 of 21

You may also start an advanced similarity search for this article.